2
Selamat pagi… Selamat beraktifitas. Itu adalah ucapan rutin di keluarga kecil kami saat akan melakukan aktifitas pagi. Dan kebiasan kami pun berlanjut dengan sarapan pagi dengan menu yang praktis, ringan, sekaligus sehat. Saya dan si Ayah memang membiasakan untuk sarapan dulu sebelum bekerja. Yaa memang notabene si Ayah yang bekerja dengan jarak tempuh yang cukup jauh dari Tangerang Selatan ke Jakarta Selatan, membutuhkan tenaga yang ekstra.

Di sela kegiatan sarapan pagi, saya pun menyiapakan bekal makan siang untuk dibawa di Ayah bekerja. Memang sih, menyiapkan bekal dengan menu yang simpel namun penuh gizi butuh perjuangan. Ya maklum saja, takut bosen sih kalau menu bekalnya itu-itu aja. Karena waktunya untuk membuat bekal makan siang ini cukup mepet, yaaa saya pun kadang menyiasati dengan menu yang simpel ga butuh waktu lama untuk membuatnya. Contohnya: Tumis buncis dengan lauk tongkol sambal balado. Tempe kemul tepung dengan sayur kuah kecambah *resepnya ada di blog saya πŸ™‚ *, Telor Gobal-Gabul (Telor dadar dengan ekstra bumbu) dan sup sayur sehat.
3
Bekal makan siang diusahakan menu yang bervariasi, bergizi sehingga tidak membosankan. Menyenangkan banget bisa membawakan bekal untuk Ayah. Karena setiap dibawakan bekal muka si Ayah langsung sumringah senang dengan bekal makan siangnya. Kalau udah mentok ga punya ide buat menunya, baru tanya si Ayah, ingin dibawakan menu bekal apa. Yaaa bekal by request aja πŸ˜€

Kebiasaan membawa bekal untuk makan siang ini tertanam disaat saya dan si Ayah dulu sekolah, kuliah hingga bekerja sekarang ini. Bahkan sebelum kami pun menikah, bekal makan siang untuk bekerja yaa kami sendiri yang menyiapkan. Memang udah kesadaran dari diri sendiri sih, kalau lebih enak membawa bekal dari rumah. Lebih bersemangat makan siangnya karena bekalnya dibuat dengan penuh “perjuangan”. Sayapun konsisten berusaha membawakan bekal untuk si Ayah karena Lebih terjamin kebersihan dan gizinya. Si Ayah pun ga bingung cari warung untuk makan siang dan yang pasti lebih hemat donk. Lebih bersemangat kerjanya, karena menu bekalnya home made πŸ™‚

Yaa maklum namanya juga ibu-ibu, takut ina inu ina inu kalau beli makanan dari luar. Jadi kalau pengen sesuatu untuk dijadikan bekal menu makan siang, diusahan dimasak dari rumah. Dan menu favorit si Ayah ini telor Gobal-Gabul. Ini menu yummy banget emang, karena saya menggorengnya dengan minyak Goreng SunCO dan saya percaya dengan SunCo. Karena SunCo ini minyak goreng satu-satunya yang melalui 5 tahapan proses yakni 3 kali proses pemurnian dan 2 kali proses penyaringan sehingga warnanya bening. Jadi semua masakan yang saya gorengan/ tumis rasanya gurih dan ga bikin serik di tenggorokan. Dan sayapun ga khawatir lagi dengan menu-menu gorengan yang crunchy namun aman dikonsumsi karena minyak goreng SunCO yang saya pakai.
4
Yaaa bekal… Ya semangat kerja… Sayapun juga semakin bersemangat menyiapakan bekal makan siang untuk si Ayah. Kami pun berkomitmen untuk memberikan gizi yang terbaik untuk keluarga. Kelak untuk anak kami pun akan membiasakan budaya sehat ini, dengan membawa bekal yang menarik namun penuh gizi untuk dia bersekolah. πŸ™‚

Advertisements